Jumat, 10 Februari 2017

Percakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Percakapan bahasa arab tentang liburan. Sobat sekalian kembali kali ini kami akan membawakan artikel bahasa ara tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, para siswa atau siswi kerap kali mendapat jatah liburan baik libur mingguan ataupun libur bulanan, liburan semester dan lainnya.
Percakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Di bawah ini kami sajikan buat anda semua tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, percakapan tentang liburan ini semoga saja bisa menambah kemampuan bahasa arab anda.

تَاَخَّرَ عَلِيٌّ عَنِ الْمَوْعِدِ, وَانْتَظَرَهُ عُمَرُ وَلَمْ يُغَادِرِ الْمَنْزِلَ حَتَّى حَضَرَ عَلِيٌّ, فَدَارَ بَيْهُمَا الْحِوَارُ التَّالِي 

ta’akhkhoro ‘ali ‘anil mau’id wantazhorohu ‘umar wa lam yugoodir al-manzil hattaa hadhoro ‘ali, fadaaro bainahumal hiwaarut taalii :

Ali terlambat datang dari waktu yang telah dijanjikan, dan umar telah menunggunya, dan ia tidak meninggalkan rumah hingga ali datang, maka terjadilah percakapan berikut diantara keduanya :

عُمَرُ : لِمَاذَا تَأَخَّرْتَ يَا عَلِيُّ ؟ لَقَدْ ظَنَنْتُ أَنَّكَ لَنْ تَحْضُرَ الْيَوْمَ, وَخَشِيْتُ أَنْ يَكُوْنَ قَدْ أَصَابَكَ مَكْرُوْهٌ

umar : limaadzaa ta’akhkhorta yaa ‘ali ? laqod zhonantu annaka lan tahdhurol yaum, wa khosyiitu an yakuuna qod ashoobaka makruuh.

umar :mengapa kamu datang terlambat wahai ali ? saya kira tadi kamu tidak akan datang hari ini, saya hawatir hal-hal yang tidak diinginkan menimpamu.

عَلِيٌّ : لَقَدْ حَاوَلْتُ الْاِتِّصَالَ بِكَ بِالْهَاتِفِ لِأَعْتَذِرَ, وَلَكِنَّنِي لَمْ أَسْتَطِعْ, لِأَنَّنِي شُغِلْتُ بِأَقَارِبِي الَّذِيْنَ جَاؤُوْا مِنْ مَكَانٍ بَعِيْدٍ لِزِيَارَتِي, فَاقْبَلْ عُذْرِي

ali : laqod haawaltul ittishoola bika bil haatif li’atadzir, walaakinnanii lam astathi’, liannanii syugiltu biaqooribiil ladziina jaauu min makaanin ba’iidin liziyaarotii, faqbal ‘udzrii. Baca Pula Di Belajar Bahasa Arab Online : Cerita Humor Bahasa Arab

ali : saya telah berusaha untuk bisa menelponmu untuk meminta maaf atas keterlambatan saya, namun saya tidak bisa, karena saya disibukan dengan kerabat saya yang datang mengunjungi saya dari tempat yang jauh, maka terimalah alasan keterlambatan saya.

عُمَرُ : هَذَا عُذْرٌ وَاضِحٌ , وَ أَنَا أَعْلَمُ أَنَّكَ لَا تُخْلِفُ مَوْعِدَكَ, فَقَدْ تَعَوَّدْتَ كَمَا تَعَوَّدْتُ أَيْضًا الْمُحَافَظَةَ عَلَى الْمَوَاعِيْدِ

umar : haadzaa ‘udzrun waadhih, wa anaa a’lamu annaka laa tukhlifu mau’idaka, faqod ta’awadta kamaa ta’awwadtu aidhon al muhaafazhoh ‘alal mawaa’iid.

umar : ini adalah alasan yang jelas, dan saya telah mengetahui bahwa kamu tidak mengingkari janjimu, karena kamu telah terbiasa sebagaimana saya juga telah terbiasa untu menepati janji-janji.

عَلِيٌّ : وَالْآنَ مَاذَا سَنَفْعَلُ فِي بَقِيَّةِ الْيَوْمِ ؟

ali : wal aana maadzaa sanaf’alu fii baqiyyatil yaum ?

ali : dan sekarang apa yang akan kita lalukan di sisa waktu hari ini ?

عُمَرُ : سَنَتَنَاوَلُ طَعَامَ الْغَدَاءِ ثُمَّ نَخْرُجُ بَعْدَ صَلَاةِ الْعَصْرِ

umar : sa natanaawalu tho’aamal godaa’ tsumma nakhruju ba’da sholaatil ‘ashri.

umar : kita akan menyantap makan siang kemudian kita keluar setelah menunaikan shalat ashar.

عَلِيٌّ : إِلَى أَيْنَ سَنَخْرُجُ إِنْ شَاءَ اللهُ ؟

ali : ilaa aina sanakhruju in syaa Allah ?

ali : kemana kita akan keluar insya Allah ?

عُمَرُ : سَنَذْهَبُ إِلَى الْحَدِيْقَةِ الْعَامَّةِ لِنَتَنَزَّهَ قَلِيْلًا, وَقَبْلَ غُرُوْبِ الشَّمْسِ سَنَتَوَجَّهُ إِلَى شَاطِىءِ النَّهْرِ لِنَسْتَمْتِعَ بِمَنْظَرِ النَّهْرِ وَ بِالنَّسِيْمِ الطَّيِّبِ عِنْدَ الْغُرُوْبِ, ثُمَّ نَرْجِعُ بَعْدَ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ

umar : sanadzhabu ilal hadiiqotil ‘aammah linatanazzaha qoliilan, wa qobla guruubisy syamsi sanatawajjahu ilaa syaathi’in nahri linastamti’a bimanzhorin nahri wa binnasiimith thoyyib ‘indal guruub, tsumma narji’u ba’da sholaatil magrib.

umar : kita akan pergi ke taman umum untuk berjalan-jalan sebentar, dan sebelum matahari terbenam kita akan menuju ke tepi sungai untuk menikmati pemandangan sungai dan menikmati angin yang sejuk ketika matahari terbenam, kemudian kita akan kembali setelah menunaikan shalat magrib.

عَلِيٌّ : هَذَا حَسَنٌ فَقَدْ نَجِدُ بَعْضَ الْأَصْدِقَاءِ هُنَاكَ, وَنَتَحَدَّثُ مَعَهُمْ قَلِيْلًا, وَلَكِنْ لِمَاذَا لَا نَتَأَخَّرُ هُنَاكَ حَتَّى نُصَلِّيَ الْعِشَاءَ ؟

ali : haadzaa hasan faqod najidu ba’dhol ashdiqoo hunaaka, wa natahaddatsu ma’ahum qoliilan, wa laakin limaadzaa laa nataakhkhoru hunaaka hatta nusholliyal ‘isyaa ?

ali : ini ide yang bagus, kita juga akan bertemu dengan beberapa teman di sana, dian kita bisa berbincang-bincang dengan mereka sebentar, namun mengapa kita tidak tinggal agak lama di sana hingga kita menunaikan shalat isya ?

عُمَرُ : لِاَنَّنِي عَلَى مَوْعِدٍ مَعَ بَعْضِ الضُّيُوْفِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ. وَ أَرْجُو أَنْ تَعُوْدَ مَعِي لِنَتَنَاوَلَ الْعَشَاءَ فِي بَيْتِي

umar : liannanii ‘alaa maui’din ma’a ba’dhidh dhuyuuf ba’da sholaatil ‘isyaa. wa arjuu an ta’uuda ma’ii linatanaawalal ‘asyaa’a fii baitii.

umar : karena saya ada janji dengan beberapa tamu untuk bertemu setelah melaksanakan shalat isya, dan saya harap kamu pulang bersama saya untuk makan malam di rumah saya.

عَلِيٌّ : شُكْرًا, لَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَذْهَبَ مَعَكَ إِلَى بَيْتِكَ يَا صَدِيْقِي, لِأَنَّنِي سَأَزُوْرُ جَدَّتِي بَعْدَ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ ثُمَّ أَعُوْدُ إِلَى بَيْتِي لِاَنَّنِي عَلَى مَوْعِدٍ مَعَ بَعْضِ الضُّيُوْفِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ

ali : syukron, laa astathii’u an adzhaba ma’aka ilaa baitika ya shodiiqii, liannani sa azuuru jaddatii ba’da sholaatil magrib, tsumma a’uudu ilaa baitii liannanii ‘alaa maui’din ma’a ba’dhidh dhuyuuf ba’da sholaatil ‘isyaa.

ali : terima kasih, saya tidak bisa pergi bersamamu ke rumahmu awahai sobat, karena saya akan mengunjungi nenek saya setelah menunaikan shalat magrib, kemudian saya akan kembali ke rumah saya karena saya ada janji dengan beberapa tamu untuk bertemu setelah melaksanakan shalat isya.

Demikian yang bisa kami sampaikan saat ini tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, semoga bermanfaat dan ingat sering-sering kunjungi blog belajar bahasa arab online eksis.info ini di kesempatan berikutnya untuk membaca update artikel lainnya.
Load disqus comments

0 komentar