Sabtu, 11 Februari 2017

Cerita Bahasa Arab Tentang Kegiatan Sehari-hari

Cerita bahasa arab tentang kegiatan sehari-hari. Para pengunjung blog bahasa arab online eksis info yang kami muliakan, hari ini kami kembali akan melanjutkan artikel bahasa arab harian kami dengan mengetengahkan artikel pada hari ini dengan tema cerita bahasa arab tentang kegiatan sehari-hari. Para siswa sehari-harinya ia pergi ke sekolah belajar pelajaran di kelas walaupun mereka mempunyai hari libur setiap minggunya atau libur setiap semesternya, keseharian mereka adalah mengulang pelajaran di rumah, mengerjakan pr yang akan dikumpulkan pada esok harinya dan seterusnya.
Cerita Bahasa Arab Tentang Kegiatan Sehari-hari

Kadang pula pada hari-hari tertentu mereka diajak oleh guru mereka untuk pergi jalan-jalan ke museum untuk melihat apa yang perlu dilihat di sana. Di bawah ini adalah salah satu cerita bahasa arab tentang kegiatan siswa sehari-harinya, selamat membaca: 

دَخَلَ عَلِيٌّ الْمُتْحَفَ في يوم الثلاثاء فَرَآهُ تَتَكَوَّنُ مِنْ ثَلَاثَةِ طَوَابِقَ, وَ فِي الطَّابِقِ الْأَرْضِي وَجَدَ نَفْسَهُ فِي صَالَةٍ كَبِيْرَةٍ مُزْدَحِمَةٍ بِالزَّائِرِيْنَ

dakhola ‘ali al-muthaf fi yaium as-tsulatsa’ faroaahu tatakawwanu min tsalaatsati thowaabiq, wa fith thoobiqil ardhii wajada nafsahu fii shoolatin kabiirotin muzdahimatin biz-zaairiin.

ali masuk ke sebuah museum pada hari selasa, dan ia mendapati museum itu terdiri dari tiga lantai, dan di lantai dasar ia mendapatkan dirinya berada di ruangan yang besar yang penuh dengan para pengunjung.

وَ فِي الطَّابِقِ الْأَوَّلِ شَاهَدَ عَلِيٌّ الْآثَارَ الَّتِي يَعُوْدُ تَارِيْخُهَا إِلَى مَا قَبْلَ مِيْلَادِ الْمَسِيْحِ عَلَيْهِ السَّلَامُ, وَهِيَ مَوْضُوْعَةٌ بِطَرِيْقَةٍ مُنَظَّمَةٍ, وَ أَمَامَ كُلِّ أَثَرٍ لَوْحَةٌ تُوَضِّحُ رَقْمَهُ وَزَمَنَهُ وَ مَكَانَهُ وَ تَارِيْخَ اكْتِشَافِهِ

wafith thoobiqil awwal syaahada ‘ali al-aatsaar allatii ya’uudu taariikhuha ilaa maa qobla miilaadil masiih ‘alaihis salaam, wa hia maudhuu’ah bithoriiqotin munazhzhomah, wa amaama kulli atsar lauhatun tuwadhdhihu roqmahu wa zamanahu wa makaanahu wa taariikho iktisyaafihi. Baca Pula : Percakapan Bahasa Arab Tentang Mengunjungi Museum

di lantai pertama ali menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang di temukan di zaman sebelum kelahiran al-masih ‘alaihis salam. dan peninggalan-peninggalan itu ditata dengan rapih, di depan setiap peninggalan bersejarah tersebut terdapat sebuah papan yang menerangkan nomer, zaman, tempat dan tanggal ditemukannya.

بَعْدَ أَنْ قَضَى عَلِيٌّ أَكْثَرَ مِنْ سَاعَةٍ فِي هَذَا الطَّابِقِ صَعِدَ إِلَى الطَّابِقِ الثَّانِي, فَشَاهَدَ فِيْهِ آثَارًا تَعُوْدُ إِلَى مَا بَعْدَ الْإِسْلَامِ, وَكَانَتْ مُعْظَمُ هَذِهِ الْآثَارِ مِنَ الْأَوَانِي الْمَنْزِلِيَّةِ كَالْمِلْعَقَةِ وَ السِّكِّيْنِ وَ أَدَوَاتِ الزِّيْنَةِ الَّتِي صُنِعَتْ مِنَ الْحَدِيْدِ أَوِ الذَّهَبِ أَوْ مِنْ مَعْدِنٍ آخَر

ba’da an qodhoo ‘ali aktsaro min saa’atin fii haadzath thoobiq sho’ida ilath thoobiqist tsaanii, fasyaahada fiihi aatsaaron ta’uudu ilaa maa ba’dal islaam, wa kaanat mu’zhomu haadzihil aatsaar minal awaanil manziliyyah kal mil’aqoh was sikkiin wa adawaatiz ziinah allatii shuni’at minal hadiid awidz dzahab aw min ma’dinin aakhor.

setelah ali menghabiskan waktu lebih dari satu jam di lantai ini, lalu ia pun naik ke lantai ke dua, di sana ia menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang ditemukan setelah datangnya islam, kebanyakan dari peninggalan-peninggalan berersejarah ini berupa perabot rumah tangga seperti sendok, pisau dan alat-alat perhiasan yang dibuat dari besi atau emas atau dari bahan tambang lainnya.

وَ فِي الطَّابِقِ الثَّالِثِ شَاهَدَ عَلِيٌّ الْأَدَوَاتِ الزِّرَاعِيَّةَ, وَ رَأَى فِي أَحَدِ أَرْكَانِ هَذَا الطَّابِقِ أَدَوَاتِ الْحَرْبِ الْمُخْتَلِفَة

wa fith thooboqits tsaalits syaahada ‘ali al-adawaatiz ziroo’iyyah, wa roaa fii ahadi arkaani haadzth thoobiq adawaatil harbi al-mukhtalifah.

di lantai tiga ali menyaksikan alat-alat pertanian, dan di salah satu sudut dari lantai ini ali melihat terdapat alat-alat perang yang bermacam-macam.

وَ بَعْدَ أَنْ اِنْتَهَى عَلِيٌّ مِنْ جَوْلَتِهِ فِي الطَّوَابِقِ الثَّلَاثَةِ خَرَجَ مَسْرُوْرًا وَ قَدْ قَضَى يَوْمًا سَعِيْدًا فِي هَذَا الْمُتْحَفِ

wa ba’da an intahaa ‘ali min jaulatihi fith thowaabiqist tsalaatsah khoroja masruuron wa qod qodhoo yauman sa’iidan fii haadzal muthaf.

dan setelah ali selesai dari jalan-jalannya di tiga lantai ini ia pun keluar dengan hati yang senang, karena ia telah menghabiskan satu hari ini dengan hal yang menyenangkan di museum ini.

Sekian dulu mengenai kegiatan sehari-hari yang kami kemas dalam bentuk cerita untuk kesempatan update artikel bahasa arab di blog belajar bahasa arab online eksis info hari ini tepatnya dengan judul cerita bahasa arab tentang kegiatan sehari-hari, semoga kita bisa belajar bahasa arab lagi dengan menghadirkan artikel lainnya di hari-hari berikutnya.
Read more

Percakapan Bahasa Arab Tentang Mengunjungi Museum

Percakapan bahasa arab tentang mengunjungi museum. Sobat blog bahasa arab online gratis eksis info yang budiman, pada artikel kali ini kami akan membawakan kembali tentang percakapan bahasa arab, kali ini percakapan bahasa arab yang akan kami bawakan adalah tentang percakapan saat mengunjungi museum, semoga percakapan bahasa arab ini bisa memberi manfaat buat anda semua dan selamat membaca.
Percakapan Bahasa Arab Tentang Mengunjungi Museum

عَلِيٌّ وَ مَحْمُوْدٌ قَامَا بِزِيَارَةِ أَحَدِ الْمَتَاحِفِ, وَقَضَايَا فِيْهِ ثَلَاثَ سَاعَاتٍ, شَاهَدَ فِيْهَا كَثِيْرًا مِنَ الْآثَارِ, أَخَذَ مَحْمُوْدٌ وَرَقَةً وَقَلَمًا وَ بَدَأَ يَكْتُبُ

‘ali wa mahmuud qoomaa biziyaaroti ahadil mataahif, wa qodhooyaa fiihi tsalaatsata saa’aat, syaahada fiihaa katsiiron minal aatsaar, akhodza mahmuud waroqotan wa qolaman wa bada’a yaktub.

ali dan Mahmud pergi mengunjungi salah satu museum, dan mereka menghabiskan waktu di sana selama tiga jam, di sana mereka menyaksikan banyak barang-barang peninggalan bersejarah, lalu Mahmud mengambil sebuah kertas dan pena dan ia pun mulai menulis.

عَلِيٌّ : مَاذَا تَكْتُبُ يَا مَحْمُوْدُ ؟

ali : maadzaa taktubu yaa mahmuud ?

ali : apa yang kamu tulis wahai Mahmud ?

مَحْمُوْدٌ : أَكْتُبُ بَعْضَ الْأَشْيَاءِ الَّتِي أَشَاهِدُهَا أَثْنَاءَ تِجْوَالِي دَاخِلَ الْمُتْحَفِ

Mahmud : aktubu ba’dhol asyyaa’l latii usyaahiduhaa atsnaa’a tijwaalii daakhilal muthaf.

Mahmud : saya sedang menulis beberapa hal yang saya saksikan di sela-sela kunjungan saya di dalam museum.

عَلِيٌّ : هَلْ سَتَكْتُبُ كِتَابًا عَمَّا تُشَاهِدُهُ ؟

ali : hal sataktubu kitaaban ‘ammaa tusyaahiduhu ?

ali : apakah kamu akan menulis sebuah buku tentang hal-hal yang kamu saksikan ?

Baca Percakapan Bahasa Arab Lainnya:

مَحْمُوْدٌ : مَا الْمَانِعُ يَاعَلِيُّ ! هَذِهِ مَعْلُوْمَاتٌ تَمْلَأُ صَفَحَاتٍ كَثِيْرَةً

Mahmud : mal maani’ yaa ali ? haadzihi ma’luumaat tamlau shofahaatin katsiiroh.

Mahmud : apa kendalanya wahai ali ? pengetahuan ini telah memenuhi berlembar-lembar kertas.

عَلِيٌّ : شَيْءٌ رَائِعٌ أَيْضًا, أَنَا سَأُسَجِّلُ بَعْضَ الْأَشْيَاءِ الْجَدِيْدَةِ الَّتِي لَمْ أُشَاهِدْهَا مِنْ قَبْلُ

ali : syaiun roo’i aidhon, anaa sausajjilu ba’dhol asyyaa’al jadiidah al-latii lam usyaahidhaa min qobl.

ali : sesuatu hal yang bagus juga, saya akan menulis sesuatu hal yang baru yang belum pernah saya saksikan sebelumnya.

مَحْمُوْدٌ : لَقَدْ كَانَتْ جَوْلَةٌ مُفِيْدَةً, وَلَقَدْ أَعْجَبَتْنِي الْآثَارُ الْقَدِيْمَةُ, الْمَبَانِي, وَالْأَوَانِي, وَ الْأَدَوَاتُ الَّتِي اِسْتَعْمَلَهَا الْقُدَمَاءُ فِي حَيَاتِهِمْ

Mahmud : laqod kaanat jaulatun mufiidah, wa laqod a’jabatnil aatsaarul qodiimah, al-mabaanii, wal awaanii, wal adawaatul latii ista’malahal qudamaa fii hayaatihim.

Mahmud : ini adalah perjalanan yang bermanfaat, sungguh peninggalan-peninggalan bersejarah ini telah membuat saya takjub, bangunan-bangunanya, piring-piringnya, dan perkakas-perkakas yang digunakan oleh orang-orang zaman dahulu dalam kehidupan mereka.

عَلِيٌّ : لَقَدْ ظَنَنْتُ فِي لَحْظَةٍ مِنَ اللَّحَظَاتِ أَنَّنِي أَعِيْشُ مَعَهُمْ فِي مَدِيْنَتِهِمْ, وَ أَجُوْلُ فِي شَوَارِعِهَا, وَ أَشَاهِدُ مَنَازِلَهَا, وَ أَشْرَبُ فِي مَاءِ آبَارِهَا, وَ آكُلُ فِي الْأَوَانِي الَّتِي كَانُوْا يَأْكُلُوْنَ فِيْهَا

ali : laqod zhonantu fii lahzhotin minal lahazhoot annanii a’iisyu ma’ahum fii madiinatihim, wa ajuulu fii syawaari’ihaa wa usyaahidu manaazilahaa, wa asyrobu fii maa’i aabaarihaa wa aakulu fil awaanil latii kaanuu ya’kuluuna fiihaa.

ali : saya seakan-akan mengira bahwa untuk beberapa saat tadi saya hidup bersama mereka di kota mereka, dan say berjalan-jalan di jalan-jalan mereka, dan saya melihat rumah-rumah mereka, dan saya minum dari air sumurnya, dan saya makan di piring-piring yang dahulu mereka makan dengannya.

مَحْمُوْدٌ : لَقَدْ قَرَأْتُ يَا عَلِيُّ بِالْأَمْسِ إِعْلَانًا عَنْ رِحْلَةٍ لِزِيَارَةِ مَدِيْنَةٍ أَثَرِيَّةٍ, فَهَلْ سَتَشْتَرِكُ فِيْهَا ؟

Mahmud : laqod qoro’tu yaa ‘ali bil amsi ‘ilaanan ‘an rihlatin liziyaaroti madiinatin atsariyyah, fahal satasytariku fiihaa ?

Mahmud : wahai ali kemarin saya membaca sebuah pengumuman tentang tamasya ke kota kuno, apakah kamu akan ikut serta ?

عَلِيٌّ : سَأَفْعَلُ ذَلِكَ وَ أَرْجُو أَنْ نَذْهَبَ مَعًا إِنْ شَاءَ اللهُ

ali : sa af’alu dzaalika wa arjuu an nadzhaba ma’an in syaa Allah.

ali : ya saya akan ikut, dan saya berharap kita bisa berangkat sama-sama insya Allah.

مَحْمُوْدٌ : أَرْجُو ذَلِكَ

Mahmud : arjuu dzaalik.

Mahmud : saya pun berharap demikian.

Demikian yang bisa kami sampaikan dan bawakan buat anda para pengunjung blog belajar bahasa arab online gratis tentang percakapan bahasa arab berkunjung ke museum, semoga bermanfaat dan sampai jumpa.
Read more

Jumat, 10 Februari 2017

Percakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Percakapan bahasa arab tentang liburan. Sobat sekalian kembali kali ini kami akan membawakan artikel bahasa ara tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, para siswa atau siswi kerap kali mendapat jatah liburan baik libur mingguan ataupun libur bulanan, liburan semester dan lainnya.
Percakapan Bahasa Arab Tentang Liburan

Di bawah ini kami sajikan buat anda semua tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, percakapan tentang liburan ini semoga saja bisa menambah kemampuan bahasa arab anda.

تَاَخَّرَ عَلِيٌّ عَنِ الْمَوْعِدِ, وَانْتَظَرَهُ عُمَرُ وَلَمْ يُغَادِرِ الْمَنْزِلَ حَتَّى حَضَرَ عَلِيٌّ, فَدَارَ بَيْهُمَا الْحِوَارُ التَّالِي 

ta’akhkhoro ‘ali ‘anil mau’id wantazhorohu ‘umar wa lam yugoodir al-manzil hattaa hadhoro ‘ali, fadaaro bainahumal hiwaarut taalii :

Ali terlambat datang dari waktu yang telah dijanjikan, dan umar telah menunggunya, dan ia tidak meninggalkan rumah hingga ali datang, maka terjadilah percakapan berikut diantara keduanya :

عُمَرُ : لِمَاذَا تَأَخَّرْتَ يَا عَلِيُّ ؟ لَقَدْ ظَنَنْتُ أَنَّكَ لَنْ تَحْضُرَ الْيَوْمَ, وَخَشِيْتُ أَنْ يَكُوْنَ قَدْ أَصَابَكَ مَكْرُوْهٌ

umar : limaadzaa ta’akhkhorta yaa ‘ali ? laqod zhonantu annaka lan tahdhurol yaum, wa khosyiitu an yakuuna qod ashoobaka makruuh.

umar :mengapa kamu datang terlambat wahai ali ? saya kira tadi kamu tidak akan datang hari ini, saya hawatir hal-hal yang tidak diinginkan menimpamu.

عَلِيٌّ : لَقَدْ حَاوَلْتُ الْاِتِّصَالَ بِكَ بِالْهَاتِفِ لِأَعْتَذِرَ, وَلَكِنَّنِي لَمْ أَسْتَطِعْ, لِأَنَّنِي شُغِلْتُ بِأَقَارِبِي الَّذِيْنَ جَاؤُوْا مِنْ مَكَانٍ بَعِيْدٍ لِزِيَارَتِي, فَاقْبَلْ عُذْرِي

ali : laqod haawaltul ittishoola bika bil haatif li’atadzir, walaakinnanii lam astathi’, liannanii syugiltu biaqooribiil ladziina jaauu min makaanin ba’iidin liziyaarotii, faqbal ‘udzrii. Baca Pula Di Belajar Bahasa Arab Online : Cerita Humor Bahasa Arab

ali : saya telah berusaha untuk bisa menelponmu untuk meminta maaf atas keterlambatan saya, namun saya tidak bisa, karena saya disibukan dengan kerabat saya yang datang mengunjungi saya dari tempat yang jauh, maka terimalah alasan keterlambatan saya.

عُمَرُ : هَذَا عُذْرٌ وَاضِحٌ , وَ أَنَا أَعْلَمُ أَنَّكَ لَا تُخْلِفُ مَوْعِدَكَ, فَقَدْ تَعَوَّدْتَ كَمَا تَعَوَّدْتُ أَيْضًا الْمُحَافَظَةَ عَلَى الْمَوَاعِيْدِ

umar : haadzaa ‘udzrun waadhih, wa anaa a’lamu annaka laa tukhlifu mau’idaka, faqod ta’awadta kamaa ta’awwadtu aidhon al muhaafazhoh ‘alal mawaa’iid.

umar : ini adalah alasan yang jelas, dan saya telah mengetahui bahwa kamu tidak mengingkari janjimu, karena kamu telah terbiasa sebagaimana saya juga telah terbiasa untu menepati janji-janji.

عَلِيٌّ : وَالْآنَ مَاذَا سَنَفْعَلُ فِي بَقِيَّةِ الْيَوْمِ ؟

ali : wal aana maadzaa sanaf’alu fii baqiyyatil yaum ?

ali : dan sekarang apa yang akan kita lalukan di sisa waktu hari ini ?

عُمَرُ : سَنَتَنَاوَلُ طَعَامَ الْغَدَاءِ ثُمَّ نَخْرُجُ بَعْدَ صَلَاةِ الْعَصْرِ

umar : sa natanaawalu tho’aamal godaa’ tsumma nakhruju ba’da sholaatil ‘ashri.

umar : kita akan menyantap makan siang kemudian kita keluar setelah menunaikan shalat ashar.

عَلِيٌّ : إِلَى أَيْنَ سَنَخْرُجُ إِنْ شَاءَ اللهُ ؟

ali : ilaa aina sanakhruju in syaa Allah ?

ali : kemana kita akan keluar insya Allah ?

عُمَرُ : سَنَذْهَبُ إِلَى الْحَدِيْقَةِ الْعَامَّةِ لِنَتَنَزَّهَ قَلِيْلًا, وَقَبْلَ غُرُوْبِ الشَّمْسِ سَنَتَوَجَّهُ إِلَى شَاطِىءِ النَّهْرِ لِنَسْتَمْتِعَ بِمَنْظَرِ النَّهْرِ وَ بِالنَّسِيْمِ الطَّيِّبِ عِنْدَ الْغُرُوْبِ, ثُمَّ نَرْجِعُ بَعْدَ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ

umar : sanadzhabu ilal hadiiqotil ‘aammah linatanazzaha qoliilan, wa qobla guruubisy syamsi sanatawajjahu ilaa syaathi’in nahri linastamti’a bimanzhorin nahri wa binnasiimith thoyyib ‘indal guruub, tsumma narji’u ba’da sholaatil magrib.

umar : kita akan pergi ke taman umum untuk berjalan-jalan sebentar, dan sebelum matahari terbenam kita akan menuju ke tepi sungai untuk menikmati pemandangan sungai dan menikmati angin yang sejuk ketika matahari terbenam, kemudian kita akan kembali setelah menunaikan shalat magrib.

عَلِيٌّ : هَذَا حَسَنٌ فَقَدْ نَجِدُ بَعْضَ الْأَصْدِقَاءِ هُنَاكَ, وَنَتَحَدَّثُ مَعَهُمْ قَلِيْلًا, وَلَكِنْ لِمَاذَا لَا نَتَأَخَّرُ هُنَاكَ حَتَّى نُصَلِّيَ الْعِشَاءَ ؟

ali : haadzaa hasan faqod najidu ba’dhol ashdiqoo hunaaka, wa natahaddatsu ma’ahum qoliilan, wa laakin limaadzaa laa nataakhkhoru hunaaka hatta nusholliyal ‘isyaa ?

ali : ini ide yang bagus, kita juga akan bertemu dengan beberapa teman di sana, dian kita bisa berbincang-bincang dengan mereka sebentar, namun mengapa kita tidak tinggal agak lama di sana hingga kita menunaikan shalat isya ?

عُمَرُ : لِاَنَّنِي عَلَى مَوْعِدٍ مَعَ بَعْضِ الضُّيُوْفِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ. وَ أَرْجُو أَنْ تَعُوْدَ مَعِي لِنَتَنَاوَلَ الْعَشَاءَ فِي بَيْتِي

umar : liannanii ‘alaa maui’din ma’a ba’dhidh dhuyuuf ba’da sholaatil ‘isyaa. wa arjuu an ta’uuda ma’ii linatanaawalal ‘asyaa’a fii baitii.

umar : karena saya ada janji dengan beberapa tamu untuk bertemu setelah melaksanakan shalat isya, dan saya harap kamu pulang bersama saya untuk makan malam di rumah saya.

عَلِيٌّ : شُكْرًا, لَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَذْهَبَ مَعَكَ إِلَى بَيْتِكَ يَا صَدِيْقِي, لِأَنَّنِي سَأَزُوْرُ جَدَّتِي بَعْدَ صَلَاةِ الْمَغْرِبِ ثُمَّ أَعُوْدُ إِلَى بَيْتِي لِاَنَّنِي عَلَى مَوْعِدٍ مَعَ بَعْضِ الضُّيُوْفِ بَعْدَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ

ali : syukron, laa astathii’u an adzhaba ma’aka ilaa baitika ya shodiiqii, liannani sa azuuru jaddatii ba’da sholaatil magrib, tsumma a’uudu ilaa baitii liannanii ‘alaa maui’din ma’a ba’dhidh dhuyuuf ba’da sholaatil ‘isyaa.

ali : terima kasih, saya tidak bisa pergi bersamamu ke rumahmu awahai sobat, karena saya akan mengunjungi nenek saya setelah menunaikan shalat magrib, kemudian saya akan kembali ke rumah saya karena saya ada janji dengan beberapa tamu untuk bertemu setelah melaksanakan shalat isya.

Demikian yang bisa kami sampaikan saat ini tentang percakapan bahasa arab tentang liburan, semoga bermanfaat dan ingat sering-sering kunjungi blog belajar bahasa arab online eksis.info ini di kesempatan berikutnya untuk membaca update artikel lainnya.
Read more

Cerita Humor Bahasa Arab

Cerita humor bahasa arab. Pada kesempatan yang baik ini kembali kami menyapa anda para pengunjung blog eksis.info blog belajar bahasa arab online, blog belajar bahasa arab online gratis ini -insyaalloh- akan terus kami update dengan menambahkan berbagai artikel bahasa arab yang insyaalloh bisa menambah kemampuan bahasa arab anda setiap saat, dari itu bagi anda yang pengen belajar bahasa arab denan intensif dan online serta gratis silahkan rutin kunjungi blog bahasa arab online eksis.info.
Cerita Humor Bahasa Arab

Oke sekarang kita akan membaca tentang cerita bahasa arab tepatnya cerita humor bahasa arab yang sudah kami lengkapi dengan artinya atau terjemahannya dalam bahasa Indonesia, semoga cerita bahasa arab humor ini bisa menambah kemampuan bahasa arab anda.

وليمة الأغنياء
Walimahnya Orang Kaya

عَلِمَ أَشْعَبُ أَنَّ أَحَدَ الْأَغْنِيَاءِ قَدْ دَعَا بَعْضَ أَصْحَابِهِ إِلَى وَلِيْمَةٍ بَعْدَ صَلَاةِ الظُّهْرِ, فَذَهَبَ أَشْعَبُ لِيَتَنَاوَلَ عِنْدَهُ طَعَامَ الْغَدَاءِ مَعَهُمْ دُوْنَ دَعْوَةٍ

Asy’ab mengetahui bahwa salah satu orang kaya mengundan beberapa temannya ke acara hajatan yang diadakan setelah shalat zhuhur, maka asy’ab pun pergi untuk ikut makan siang di sana bersama mereka dengan tanpa undangan.

وَطَرَقَ الْبَابَ فَعَرَفَ صَاحِبُ الْبَيْتِ أَنَّ الطَّارِقَ هُوَ أَشْعَبُ, فَأَبْعَدَ صَاحِبُ الْبَيْتِ طَبَقَ السَّمَكِ الْكَبِيْرِ عَنِ الْمَائِدَةِ قَلِيْلًا وَ أَبْقَى طَبَقَ السَّمَكِ الصَّغِيْرِ, وَلَمَّا دَخَلَ أَشْعَبُ الْبَيْتَ حَيَّا الْجَمِيْعَ وَجَلَسَ بِجَانِبِ طَبَقِ السَّمَكِ الصَّغِيْرِ

lalu asy’ab mengetuk pintu, sang tuan rumah pun mengetahui bahwa yang mengetuk pintu adalah asy’ab, lalu tuan rumah tersebut menjauhkan sedikit nampan yang berisi ikan besar dari meja makan, dan membiarkan nampan yang berisis ikan kecil, dan ketika asy’ab masuk ke dalam rumah tersebut ia pun memberikan salam kepada semua yang hadir, lalu ia pun duduk di samping nampan yang berisi ikan yang kecil.

Baca Bahasa Arab Lainnya :

وَلَكِنَّهُ نَظَرَ إِلَى طَبَقِ السَّمَكِ الْكَبِيْرِ فَوَجَدَهُ بَعِيْدًا. طَلَبَ مِنْهُ صَاحِبُ الْبَيْتِ أَنْ يَأْكُلَ, فَرَفَعَ أَشْعَبُ سَمَكَةً صَغِيْرَةً وَوَضَعَهَا بِجَانِبِ أُذُنِهِ وَقَالَ : هَلْ تَعْرِفُوْنَ مَا قَالَتْ لِي هَذِهِ السَّمَكَةُ ؟

namun ia melihat ke nampan yang berisi ikan yang besar, dan ia mendapatkannya berada agak jauh, lalu sang tuan rumah mempersilahkannya untuk menyantap makanan, lalu asy’ab mengangkat ikan yang kecil tersebut dan meletakannya di samping telinganya, lalu ia pun berkata : apakah kalian tahu apa yang dikatakan ikan ini ?

قَالُوْا : لَا. قَالَ : إِنَّ السَّمَكَةَ الصَّغِيْرَةَ تَقُوْلُ : إِنَّ تِلْكَ الْأَسْمَاكَ الْكَبِيْرَةَ هِيَ الَّتِي أَكَلَتْ وَالِدَكَ عِنْدَمَا غَرِقَ لِأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَعْرِفُ السِّبَاحَةَ فَكُلْهَا

mereka berkata : tidak. asy’ab berkata : sesungguhnya ikan kecil ini berkata : sesungguhnya ikan-ikan besar itu adalah yang memakan ayahmu ketika ia tenggelam, karena ia ( ayahmu ) tidak bisa berenang, maka makanlah ia (ikan besar itu).

ضَحِكَ الْجَمِيْعُ وَ قَرَّبَ صَاحِبُ الْبَيْتِ السَّمَكَ الْكَبِيْرَ ثُمَّ أَكَلُوْا وَ أَكَلَ أَشْعَبُ مَعَهُمْ وَ خَرَجَ مَسْرُوْرًا 

seluruh yang hadir pun tertawa, lalu sang tuan rumah mendekatkan nampan yang berisi ikan besar, lalu mereka pun makan, dan asy’ab pun ikut makan bersama mereka, kemudian ia pun keluar dengan hati yang senang.

Demikianlah saudara-saudara tentang cerita bahasa arab humor yang bisa kami bawakan untuk anda sekarang ini, harapan kami kemampuan bahasa arab anda bisa meningkat dengan artikel-artikel bahasa arab yang kami sajikan untuk anda dan kedepan insyaallo- artikel bahasa arab akan terus kami tambahkan di blog bahasa arab online eksis.info ini. Terima kasih.
Read more

Mubtada dan Khobar Dalam Ilmu Nahwu

Mubtada dan khobar dalam ilmu nahwu. Sahabat semua, kali ini kita akan berbicara tentang salah satu bahasan terkait dengan ilmu nahwu atau ilmu tata bahasa arab, bahasan tentang ilmu nahwu sebenarnya banyak sekali, insyaalloh pada kesempatan-kesempatan yang akan datang akan terus kami update artikel bahasa arab di blog ini mengenai ilmu nahwu.
Mubtada dan Khobar Dalam Ilmu Nahwu

Pengertian Mubtada dan Khabar

Sebelum kita bahas lebih jauh mengenai mubtada dan khobar, mengenai contoh-contoh mubtada dan khabar, mengenai macam-macam mubtada dan khobar dan lainnya, kita akan terlebih dulu membahas tentang pengertian atau defini dari mubtada dan defini dari khobar.

Pengertian Mubatada

Mubtada secara etimologi / bahasa artinya adalah alat untuk memulai berasal dari fi’l (ابتدأ - يبتدئ) yang artinya memulai, sedangkan menurut istilah nahwu mubtada ialah isim atau kata benda (dalam bahasa inggris disebut noun) yang biasanya berada di awal kalimat (di awal jumlah mufidah).

Biasanya mubtada ini merupakan isim makrifah (isim / kata benda yang tunjukannya sudah tentu atau jelas, lawan dari isim nakirah (isim yang belum jelas tunjukannya).

I’rab dari mubtada adalah marfu (dan tanda rafa’ yang utama adalah dhommah, tanda-tanda pengganti yaitu : wawu, nun dan lainnya yang akan kita sebutkan nanti insyaalloh pada bahasan-bahasan berikutnya).

Pengertian Khobar

Khobar menurut bahasa artinya adalah kabar atau berita, menurut istilah ilmu nahwu khabar adalah isim atau kata benda yang menerangkan keadaan dari mubtada. Dengan kata lain untuk melengkapi makna mubtada harus ada khobar yang menerangkan keadaan mubtada tersebut atau dengan kata lain juga bahwa jumlah / kalimat tertenu yang ada mubtadanya tidak akan sempurna sampai ada khobar yang menerangkan keadaan mubtada tersebut.

I’rab khabar sama dengan mubtada yaitu dii’rab marfu dengan tanda asli rafa’ yaitu dhommah dan bisa digantikan oleh tanda pengganti lainnya yitu nun, wawu dan seterusnya yang insyaalloh akan kita jelaskan pada pelajaran berikutnya.

Baca Juga :

Bersesuaian Antara Mubtada dan Khobar

Telah kami sebutkan sebelumnya bahwa mubtada tidak akan membentuk kalimat atau jumlah mufidah sampai ada khabarnya. Setelah kita mengetahui akan hal itu, hal yang lain yang penting untuk kita ketahui adalah bahwasanya harus ada kesesuaian antara mubatada dan khobar dalam hal :

- Mufrad dan jamaknya (dalam hal singular dan plural), jika mubtadanya mufrad maka khabarnya juga harus mufrad, lihat contoh yang kami berikan di bawah ini:

الموظفون نشيطون

Dibaca : al-Muwazzafuuna nasyiituuna

Artinya : pegawai itu adalah rajin

Bisa diperhatikan dalam hal ini, kata muwazzafuun adalah jama’ (jama’ mudzakkar salim) maka khabarnya juga harus jama’ dalam hal ini adalah kata nasyiituun.

Perlu diingat juga bahwa mubtada dan khobar itu banyak macamnya, untuk khobar ada beberapa macam, di antaranya ada khobar jumlah dan khobar mufrad, lihat contoh khobar mufrad dan khobar jumlah pada contoh mubtada dan khobar dari ayat al-Quran yang kami bawakan di akhir artikel ini.

- Antara mubtada dan khobar harus bersesuain dalam hal mudzakkar dan mu’annatsnya, jika mubtada mu’annats maka khobar harus mu’annats, lihat contoh mubtada dan khobar di bawah ini:

اَلصُّوْرَةُ جَمِيْلَةٌ

Dibaca : as-suratu jamiilatun

Foto itu adalah indah

Kami bawakan i’rob dari kalimat di atas:

الصورة : مبتدأ مرفوع بالضمة

جميلة : خبر المبتدأ مرفوع بالضمة

Ket:

Anda bisa perhatikan bahwa mubtada kaliamt (الصورة) adalah mu’annats maka khabarnya harus juga mu’annats maka khabarnya dalam hal ini adalah kata (جميلة).

Untuk khobar jumlah terdiri atas 3 macam: jumlah fi'liyyah, jumlah ismiyyah dan syibhul jumlah (insyaalloh pada kesempatan berikutnya akan kami jelaskan tentang 3 macam khobar ini).

Contoh-contoh mubtada dan khobar yang kami kutipkan dari ayat-ayat al-Quran:

الرجال قوامون على النساء

I’robnya :

الرجال : مبتدأ

قوامون : خبر المبتدأ مرفوع بالواو لأنه جمع مذكر سالم


الحمد لله رب العالمين

I’robnya :

الحمد : مبتدأ

لله : جار ومجرور متعلق بمحذوف تقديره كائن خبر المبتدأ


Demikian pembahasan kami tentang mubtada dan khobar dalam ilmu nahwu, semoga bisa dipahami dan jika ada pertanyaan atau sesuatu yang kurang jelas bisa anda semua tanyakan di kolom komentar di bawah artikel ini, insyaalloh semua pertanyaan akan segera kami jawab. Terima kasih.
Read more

2 Cerita Bahasa Arab Tentang Pasar

Cerita bahasa arab tentang pasar. Sobat semua kali ini saya akan menuliskan artikel tentang pasar, sebelumnya jika anda belum tahun bahasa arab pasar, bahasa arabnya pasara adalah (السوق) dibaca : as-Suuq, nah di bawah ini adalah cerita tentang pasar yang kami kemas dalam bentuk nash atau teks yang kami lengkapi dengan teks atau tulisan arab dan kami lengkapi juga dengan artinya atau terjemahannya. Jadi bagi anda yang ingin belajar bahasa arab online anda sudah berada di tempat atau situs yang benar, insyaalloh pada kesempatan-kesempatan berikutnya kami akan terus update artikel tentang bahasa arab di blog yang satu ini. Jadi silahkan anda simak di bawah ini tentang cerita bahasa arab pasar.
Cerita Bahasa Arab Tentang Pasar
Penggalan Pertama :

أَمَرَ الْوَالِدُ اِبْنَهُ أَنْ يَذْهَبَ إِلَى السُّوْقِ لِيَشْتَرِيَ بَعْضَ الْحَوَائِجِ

Seorang ayah menyuruh anaknya pergi ke pasar untuk membeli beberapa keperluan.

قَامَ الْاِبْنُ مِنْ سَرِيْرِهِ, وَأَسْرَعَ إِلَ السُّوْقِ وَقَالَ لِلتَّاجِرِ : أُرِيْدُ دَجَاجًا وَ خِيَارًا وَ يَرْتُقَالًا وَ تُفَّاحًا وَ مَوْزًا, وَ أُرِيْدُ سُكَّرًا وَشَايًا وَصَابُوْنًا لِلْغَسِيْلِ وَ صَابُوْنًا لِلْحَمَّامِ وَ رُزًّا وَ بَيْضًا وَ جُبْنًا

lalu sang anak pun beranjak dari ranjangnya dan bersegera pergi ke pasar, kemudian ia berkata pada penjual : saya mau beli daging ayam, mentimun, jeruk, apel dan pisang, dan saya juga mau beli gula, teh, sabun cuci, sabun mandi, beras, telur dan keju.

Penggalan Cerita Bahasa Arab Kedua :

سَلَّمَ التَّاجِرُ مَا طَلَبَهُ الْوَلَدُ مِنَ الْأَشْيَاءِ وَ أَخَذَ مِنْهُ النُّقُوْدَ

sang penjual menyerahkan apa yang diminta oleh anak tersebut dan mengambil uang bayaran darinya.

وَاسْتَطَاعَ الْاِبْنُ أَنْ يَحْمَلَ جَمِيْعَ مَااشْتَرَاهُ وَ أَنْ يَعُوْدَ إِلَى الْمَنْزِلِ بِصُعُوْبَةٍ, وَلِهَذَا بَقِيَ جَالِسًا بَعْدَ ذَلِكَ سَاعَةً بِلَا حَرَاكٍ مِنْ شِدَّةِ التَّعْبِ

anak itu pun bisa membawa seluruh yang ia beli dan kembali ke rumah dengan susah payah, oleh karena itu setelah itu ia pun terduduk selama satu jam tanpa bergerak karena kelelahan.

Nah, itulah sobat blog eksis.info yang budiman semua mengenai cerita bahasa arab tentang pasar yang bisa kami hadirkan sekarang ini, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel berikutnya. Terima kasih.
Read more

Minggu, 05 Februari 2017

Cara Pasang Remot Vario 110

Cara pasang remot vario 110. Sobat semua, alarm ataupun anti theft pada sepeda motor khususnya remot pada vario 110 sudah banyak di jual sbg komponen after-market di tanah air kita Indonesia. Remot atau alarm tsb merupakan sebuah perangkat ekstra/tambahan utk menghasilkan apa yang disebut alert ataupun petunjuk, saat sepeda motor seseorang di curi ataupun di nyalakan olh orang lain tampa mematikan alarm tsb sebelumnya. Remot atau alarm ada bervariasi dari segi macam dan bentuknya, mulai dri yang berupa remote, ada yang saklar tersembunyi, atau ada pula tombol berupa kombinasi kode. 

Cara Pasang Remot Vario 110

Gambar Honda Vario 110

Jika sepeda motor di nyalakan tampa mematikan bagian remote atau saklar tsb, maka sepeda motor bakal memberikan kode dalam bentuk klakson yang bisa berkali-kali berbunyi & lampu yg berkedip-kedip. Nah, diharapkan dgn kode tsb akan menarik org lain, utk melihat sepeda motor tersebut & menggagalkan aksi pencurian.

Fungsi utama dri alarm ini ialah mencegah atau tindakan preventif terjadinya aksi pencurian dgn memberi kode. Pda sepeda motor merk Honda khususnya di vario 110, perlukah alarm atau remot di pasang atau di aplikasikan? 

Sebelum memberi jawaban untuk pertanyaan tsb kita bakal bahas dulu segi prinsip kerja remot atau alarm tsb. Alarm sebenarnya berfungi dgn membaca arus yg mengalir via / melalui sebuah kabel starter ataupun di pengapian.

Caranya degn menaruhkan sensor pda kabel tsb, jadi kabel di putus & di sambung lgi dgn sensor tsb. Ketika alarm dalam posisi aktif & ada arus yang melewati sensor, maka remot atau alarm bakal bekerja, lantas memberi kode yang berupa klakson & alert lampu yang tiba-tiba menyala.

Sekarang kita kembali ke pertanyaan barusan, perlukah Honda khususnya vario 110 ditambah atau dipasangkan alarm? Jawab-nya ialah tak perlu sebab di sepeda motor merk Honda khususnya vario 110 sudah di lengkapi dgn pengaman yang berupa kunci bermagnet. 

Jadi pencuri tak bakal bisa untuk membuka kunci (yaitu : biasa nya dgn memakai kunci T) sebab lubang kunci ternyata tertutup olh pengaman tsb. Kedua alarm tak di sarankan utk sepeda motor jenis injeksi, sebab ada sebuah proses pemotongan kabel & penambahan beberapa komponen. Hal tersebut akan mengakibatkan batalnya / gugurnya surat garansi.

Di samping itu juga, bakal mempengaruhi kinerja performance motor vario 110 anda, karena system injeksi sangat-lah teliti dlm membaca komponen berupa arus, juga tahanan, & voltase yg mengalir dlm system kelistrikan. Jika ada perubahan walaupun sedikit maka bakal merubah bacaan pda ECM, shg performance bakal tak sesuai yg kita harapkan.

Tapi kalau anda ngotot mau pasang remot anti maling di vario 110 anda silahkan anda baca cara nya di artikel ini : Cara Memasang Alarm Anti Maling Motor

Baca-baca dah artikel tersebut untuk mengetahui cara pasang alarm anti maling motor, semoga bermanfaat dan bisa dipraktekkan.

Sekian ya tentang cara pasang remot vario 110.
Read more